FILSAFAT PUASA

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”,

Sebagian besar umat islam mungkin belum begitu menyadari, bahwa puasa yang mereka jalani selama sebulan adalah proses yang sangat menakjubkan. Luar biasa mengesankan. Bagaimana tidak, uji fisik dan mental-emosional ini harus dilaksanakan melalui proses yang cukup panjang. Satu bulan penuh, di mana gejala ketaatan akan terlihat dengan jelas dalam proses seperti ini.

Hanya saja karena puasa bersifat siklus, maka umat Islam menyikapi ujian ini dengan biasa. Mereka sudah terdidik secara habituatif. Pengulangan ramadhan setiap tahun membiasakan seorang muslim menjadi pribadi yang tangguh. Mereka dapat bertahan dari cengkeraman haus dan lapar, dari tarikan nafsu seksual. Baca selengkapnya

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s