FENOMENA MEMASANG FOTO (Wajah Ikhwan dan Akhwat di Facebook dan jejaring social lainnya)

Faedah menjaga pandangan adalah fenomena yang jika dibiarkan maka para musuh Allah akan leluasa melaksanakan misinya, yaitu fenomena foto wanita atau laki-laki di facebook atau jejaring social lainnya.

Sebenarnya masalah ini sudah jelas dan terang sesuai tuntunan syari’at, jika kita tidak mengikuti hawa nafsu kita (mendahulukan akal dan pikiran kita daripada tuntunan syari’at).

Namun demikian, saya akan berusaha mengingatkan kembali, karena nasehat bukanlah untuk menunjukkan iri_dengkinya orang yang menasehati. Justru nasehat menunjukkan sayangnya orang yang menasehati kepada orang yang dinasehati..

عن أبي رقية تميم بن أوس الداري رضي الله تعالى عنه أن النبي صلى الله عليه وآله وسلم قال الدين النصيحة قلنا : لمن ؟ قال لله ولكتابه ولرسوله ولأئمة المسلمين وعامتهم  رواه مسلم

Bahwa agama ini adalah nasehat…  untuk Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya, para pemimpin umat islam dan semua umat islam,

ikhwah fillah…

Bukankah pertemanan kita di FB dan jejaring social lainnya dibangun atas dasar saling menasehati supaya menaati kebenaran demi menetapi kesabaran dalam keimanan?, sebagaimana dijelaskan dalam alqur’an,

والعصر إن الإنسان لفي خسر إلا الذين آمنوا وعملوا الصالحات وتواصوا بالحق وتواصوا بالصبر

Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran”.

Banyak orang yang menganggap sepele ketika melihat gambar laki-laki atau gambar wanita ajnabiyyah (bukan mahrom) dengan alasan bahwa itu hanya gambar, tidak hakiki dan beranggapan bahwa menampakkan foto adalah bagian dari rasa syukurnya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas ni’mat yang telah diberikan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’la akan paras kecantikan maupun ketampanan seseorang maupun alasan yang lainnya…

“Ini sikap yang sangat menyepelekan, karena jika seseorang melihat wanita (atau wanita melihat pria), niscaya hal itu menyebabkan fitnah (kerusakan) di dalam hati seorang lelaki (ataupun wanita) yang melihat para wanita (atau lelaki) tersebut, dan menggiring mereka untuk melihat lawan jenisnya secara langsung.

Ini Fakta.

Kita sering mendengar bahwa ada sebagian pemuda (baik ikhwan ataupun akhwat yang terfitnah oleh gambar-gambar wanita yang cantik-cantik (atau lelaki yang gagah dan tampan) untuk dinikmatinya (dilihat dan diperhatikan dengan seksama kemudian timbullah keinginan buruk atas orang yang diamatinya. Ini menunjukkan besarnya fitnah melihat gambar (foto) tersebut.

Sekarang, coba kalian pikirkan dan jawab pertanyaan ini,

Sebenarnya apa yang kalian harapkan dari memasang foto-foto kalian di situs-situs jejaring social, seperti di FB ini ??? (Renungkanlah..!!! Jawab dan jujurlah pada Allah Ta’ala dan pada diri sendiri) ?

Apakah kalian berharap akan banyak orang-orang yang mengatakan kalian cantik, mempunyai senyuman yang manis, gagah, tampan atau yang lainnya, dan apa juga kalian berharap akan banyak orang yang memuji dan menyukai kalian ?

Wallahul Musta’an…

Ataukah, hanya karena perkataan orang-orang bodoh yang kalian ikuti_mereka mengatakan dari pada munafik lebih baik menampakan wajah (di photo profile) atau kalimat-kalimat semakna yang lainnya…???

Ayyuhal ikhwah fillah (barakallahu fiykum),

Apakah kalian tidak menyadari bahwa sebenarnya foto-foto kalian (yang diupload) yang cantik dan yang tampan itu telah dinikmati oleh para lelaki atau para wanita yang sedang lemah imannya ?

Tidak sadarkah kalian, dengan canggihnya teknologi sekarang ini, suatu sa’at kalian akan temukan foto-foto kalian yang telah diedit menjadi gambar-gambar yang seronok ?

Ikhwan dan akhwat fillah,

Mungkin pertanyaan di atas dan di bawah ini, Insya Allah bisa membuka hati kalian untuk tidak memasang foto-foto kalian di foto profile atau di album FB atau situs-situs jejaring sosial lainnya…

”Bagaiman menurut kalian, jika ada orang yang memberikan atau memperlihatkan foto-foto pribadinya kepada orang-orang yang tidak dikenalnya ???”

(Apakah dia termasuk orang pintar atau orang yang bodoh ?).

Ikhwah fillah,

Mari kita saling mengasihani, kaum ikhwan mengahasini kaum akhwat (untuk tidak memasang foto profile dirinya) dan juga para akhwat, untuk mengasihani para ikhwan (agar tidak memasang foto profile dirinya juga), untuk menghindari fitnah diantara kita.

Yang terakhir (nasehat saya khususnya untuk akhwat),

Wahai para akhwat, cukuplah kecantikan dan senyum manismu dan yang lainnya, engkau berikan kepada yang berhak melihatnya (suamimu kelak dan mahrommu)…

Semoga Bermanfa’at, khususnya buat saya pribadi dan juga untuk kalian semua…

Barakallahu fiykum…

Wallahu Yuwaffiquna ila Ma Huwa Yardhahu, salam..

Nb: (kupersembahkan tulisan ini untkmu saudara saudariku).

Iklan

Satu pemikiran pada “FENOMENA MEMASANG FOTO (Wajah Ikhwan dan Akhwat di Facebook dan jejaring social lainnya)

  1. But in general, the most popular idea is a woman-president will manage far better with problems in a social
    sphere, specially in health protection and educational system, than a man.
    Regardless of whether it’s workplace politics deciding
    who gets that increase you’re longing for metropolis politics determining in which you
    are entitled to park downtown county politics dictating your quarterly property
    tax and even nationwide politics determining how your colleges are funded, politics plays a component within your everyday life.
    To my mind the very idea of woman president is one area speculative, going beyond the generally accepted rules at the most effective be subject to the theoretical and philosophical
    comprehension.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s