Dakwah Bil Hal

th (10)Di sebuah perkampungah nan jauh dari hiruk-pikuk suasana kota, hiduplah seorang guru yang bijaksana. Guru tersebut memiliki beberapa orang murid, salah satu di antara muridnya ada yang gagu. Suatu ketika sang guru menyuruh muridnya yang gagu tersebut untuk turun gunung.
Sang guru berkata, “Besok, turun gununglah engkau dan sebarkanlah ajaran Kebenaran yang telah kuberikan kepada semua orang.”
Muridnya yang gagu itu merasa rendah diri dan segera menulis di atas kertas,
“Maafkan saya Guru, bagaimana mungkin saya dapat menyebarkan ajaran Guru, saya ini kan gagu. Mengapa Guru tidak menyuruh murid lain saja yang tentu mampu memaparkan ajaran Guru dengan lebih baik?”
Sang Gurupun tersenyum, lalu Ia memberikan sebiji anggur kepada muridnya yang gagu itu dan memintanya merasakan sebiji anggur yang diberikan olehnya.
“Anggur ini manis sekali,” tulis muridnya.
Sang Guru kembali memberikan sebiji anggur yang lain.
“Anggur ini masam sekali,” tulis muridnya.
Kemudian Gurunya melakukan hal yang sama pada seekor burung beo. Biarpun diberi anggur yang manis maupun masam beo itu tetap saja mengoceh, “Masam…masam…”
Sang Guru menjelaskan pada muridnya,
“Kebenaran bukanlah untuk dihafal, bukan pula cuma untuk dipelajari, tapi yang terutama adalah untuk dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari..
Cacat tubuh yang kita miliki janganlah menjadi rintangan dalam mengembangkan batin kita. Kita jangan seperti sebuah sendok yang penuh dengan madu, tapi tidak pernah mengetahui manisnya madu itu. Kita jangan seperti beo yang pintar mengoceh, tapi tidak mengerti apa yang diocehkannya.
Engkau memang tidak mampu berbicara dengan baik, tapi bukankah engkau bisa menyebarkan Kebenaran dengan cara-cara lain, menulis buku misalnya? Dan yang lebih penting, bukankah perilaku kamu yang sesuai dengan Kebenaran akan menjadi panutan bagi yang lain?”
Itulah cara mengajar yang terbaik: teladankan Kebenaran dalam perilakumu, bukan cuma dalam omonganmu…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s